Jumat, 06 Januari 2012

CERMIN CEMBUNG


          Selain cermin datar dan cermin cekung, terdapat pula cermin cembung. Pada cermin cembung, bagian mukanya berbentuk seperti kulit bola, tetapi bagian muka cermin cembung melengkung ke luar. Titik fokus cermin cembung berada di belakang cermin sehingga bersifat maya dan bernilai negatif. Bagaimanakah sifat-sifat cahaya pantul pada cermin cembung?
Jika sinar datang sejajar dengan sumbu utama mengenai cermin cembung, sinar pantul akan menyebar. Cermin cembung memiliki sifat menyebarkan sinar (divergen). Jika sinar-sinar pantul pada cermin cembung kamu perpanjang pangkalnya, sinar akan berpotongan di titik fokus (titik api) di belakang cermin. Pada perhitungan, titik api cermin cembung bernilai negatif karena bersifat semu.

Cermin cembung akan
menyebarkan sinar pantul
(divergen).
Sinar-sinar pantul pada cermin cembung seolah-olah berasal dari titik fokus menyebar ke luar. Seperti halnya pada cermin cekung, pada cermin cembung pun berlaku sinar-sinar istimewa, tetapi dengan sifat yang berbeda.
1. Sinar datang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah dari titik fokus. 
 


2. Sinar datang menuju titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu utama.

 
3. Sinar datang menuju titik  M (2F) akan dipantulkan seolah-olah dari titik itu juga. 


Pembentukan Bayangan pada Cermin Cembung
             Bayangan yang terbentuk pada cermin cembung selalu maya dan berada di belakang cermin. Mengapa demikian? Secara grafs, kamu cukup menggunakan dua berkas sinar istimewa untuk mendapatkan bayangan pada cermin cembung, perhatikan Gambar dibawah sebuah lilin yang diletakkan di depan cermin cembung akan memiliki bayangan maya di belakang cermin.
Bayangan yang terbentuk pada cermin cembung selalu maya,
tegak, dan diperkecil.
Benda yang diletakkan di depan cermin cembung akan selalu menghasilkan bayangan di belakang cermin dengan sifat maya, sama tegak, dan diperkecil.
Hubungan antara jarak benda (s) dan jarak bayangan (s' ), dan titik fokus (f) memiliki persamaan yang sama dengan cermin cekung. Perbedaannya, pada cermin cembung nilai jarak fokus selalu negatif.

 
dengan  f = bernilai negatif (–) 

Contoh Soal.
Sebuah cermin cembung memiliki jari-jari kelengkungan 30 cm. Jika benda diletakkan pada jarak 10 cm di depan cermin, berapakah jarak bayangan benda? Sebutkan sifat-sifatnya.
Penyelesaian:
Diketahui :  jari-jari (R) = 30 cm
                   s = 10 cm
Jawab:
Karena cermin yang digunakan adalah cermin cembung, jarak fokus bernilai negatif, f = –15 cm.
Jarak bayangan benda ditentukan menggunakan Persamaan sebagai berikut.
 
Jadi, jarak benda adalah –6 cm yang terletak di belakang cermin atau maya. Sifat-sifatnya adalah maya, sama tegak, dan diperkecil.

Penomoran Ruang Benda  dan Bayangan pada Cermin
Untuk memudahkan pengecekan sifat-sifat bayangan pada cermin, dibuat nomor-nomor ruang beda dan bayangan, sebagai berikut.
Penomoran ruang cermin
cekung


Penomoran ruang cermin
cembung
Aturan pemakaian untuk penomoran ruang cermin cekung dan cembung adalah sebagai berikut.
  1. Ruang benda dan ruang bayangan menggunakan nomor ruang yang sama.
  2. Jumlah nomor ruang benda dan bayangan harus sama dengan lima.
  3. Bayangan yang berada di depan cermin selalu nyata dan terbalik dan bayangan di belakang cermin selalu maya dan sama tegak.
  4. Jika nomor bayangan lebih besar daripada nomor benda, bayangan diperbesar.
  5. Jika nomor bayangan lebih kecil daripada nomor benda, bayangan diperkecil.

LATIHAN SOAL
1.  Gambarlah bayangan benda berikut menggunakan cara grafis.


2.  Sebuah cermin cekung memiliki jarak 6 cm. Gambarkan bayangan benda dan tentukan sifat-sifatnya jika  benda tersebut diletakkan pada jarak:
a.  2 cm,  c.  8 cm, dan
b.  6 cm,  d.  12 cm.

3.  Sebuah cermin cembung memiliki jarak fokus 10 cm. Lukislah jalannya sinar dan bayangan yang terjadi menggunakan sinar-sinar istimewa, kemudian cocokkan hasilnya dengan perhitunganmu jika benda diletakkan pada jarak:
  a.  2 cm,
  b.  10 cm, dan
  c.  12 cm.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar